SUV Subaru Solterra, Mobil Elektrik Hasil Kerjasama dengan Toyota


suv-subaru-solterra-mobil-listrik-hasil-kerjasama-dengan-toyota-1
0
Categories : Berita

Info seputar HK Hari Ini 2020 – 2021.

JawaPos. com –  Kabar terbaru hadir sebab dua merek otomotif yakni Toyota dan Subaru dengan rencananya akan kembali main sama dalam pengerjaan proyek mobil ramah lingkungan. Sebelumnya dua merek ini telah menyelesaikan kerja sama di dalam proyek Toyota 86 & Subaru BRZ.

Namun kali ini besar merek tersebut (Toyota & Subaru) hanya membuat utama prototipe yang rencannya hendak dipasarkan pada tahun 2022 mendatang. Nama mobil listrik tersebut adalah Solterra apalagi telah beredar sekilas bentuk detail kendaraan.

Sebagai informasi, mobil listrik Solterra akan bermain dalam segmen SUV, namanya diambil dari bahasa Latin daripada gabungan kata “matahari” & “bumi”. Nama ini menetapkan spesifikasi kendaraan bertenaga baterai listrik yang ramah dunia.

Kemungkinan besar tampilan detail keseluruhannya hendak muncul akhir tahun 2021. Dalam keterangan resmi Subaru dikatakan bahwa Subaru of America, Inc. (SOA) hari ini mengumumkan akan menamai SUV listrik penuh barunya, Solterra.

“Dirancang jadi usaha patungan Subaru dan Toyota, Solterra menampilkan maklumat listrik baru bernama Platform Global e-SUBARU. Usaha patungan ini menggabungkan keahlian Subaru dalam teknologi penggerak seluruh roda dengan teknologi elektrifikasi kendaraan Toyota, ” dalam pernyataan resminya.

Sebagai informasi Subaru Solterra 2022 saling berbagi maklumat dengan Toyota BZ4X yang mana belum lama ini tersibak sebagai SUV listrik terbaru Toyota. Di Toyota tunggal platformnya dikenal dengan nama e-TNGA, sementara di Subaru dikenal dengan nama e-Subaru.

Terlihat bentuk Subaru Solterra dibuat bertambah elegan dibandingkan model Toyota yang lebih agresif. Pada lampu depan dirancang pas namun dimensi dari kedua mobil ini hampir mendekati.

Keduanya menggunakan sistem penggerak semua jentera sebagai standar dengan eksistensi motor listrik di ajaran dan belakang. Sayangnya kapasitas baterai yang dibenamkan masih belum diketahui secara detailnya. Akan tetapi diperkirakan berharta menempuh jarak kira-kira sekitar 400 kilometer.