SE Antisipasi Nataru, Risma Wajibkan Masyarakat yang Liburan Swab Test


SE Antisipasi Nataru, Risma Wajibkan Masyarakat yang Liburan Swab Test
0
Categories : Berita

Info seputar HK Prize 2020 – 2021.

JawaPos. com– Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini keluarkan dua surat edaran untuk mengantisipasi Covid-19 saat libur Natal serta tahun baru. SE pertama bernomor 443/11047/436. 8. 4/2020. Ditujukan pada penanggung jawab/pemberi kerja/pengelola tempat kerja/usaha. SE kedua bernomor 443/11048/436. 8. 4/2020, ditujukan kepada ketua RW/RT, pemilik/pengelola kos, pengelola hotel, pemimpin apartemen, dan pengembang/pengelola perumahan.

Ada alasan mengapa Risma mengirimkan dua SE berbeda. Yaitu sebagai tindak lanjut Surat Informasi Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia No. 440/5876/SJ tentang Antisipasi Sirkulasi Covid-19 pada Libur dan Cuti Bersama Tahun 2020.

”Kami mengimbau seluruh pekerja/karyawan buat tidak melakukan perjalanan liburan ke luar Kota Surabaya serta langgeng berkumpul bersama keluarga di kediaman masing-masing, serta melakukan persiapan di dalam menghadapi potensi bencana antara asing hujan lebat disertai angin kencang dan gelombang laut tinggi serasi dengan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), ” tulis Risma.

Aturan swab selalu tertulis dalam SE tersebut. Risma menyebutkan, pekerja Surabaya yang mengabulkan perjalanan ke luar Kota Surabaya lebih dari 3 hari, wajib menunjukkan hasil RT-PCR/Swab. Bila belum memiliki hasil swab , warga bisa datang ke Labkesda di Gayungsari.

”Atau bisa di puskesmas sebati domisili masing-masing pada hari serta jam pelayanan (bagi pekerja/karyawan dengan berKTP Kota Surabaya), atau langsung ke Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda). Gratis untuk pekerja yang ber KTP Surabaya, sedangkan untuk yang berKTP luar Kota Surabaya dikenakan biaya Rp 125. 000 per orang, ” terang Risma.

Sementara itu, SE kedua sebagai respons Risma atas Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia No. 440/587/SJ tanggal 21 Oktober 2020 tentang Antisipasi Persebaran Covid-19. Karena itu, Risma memberikan kepada beberapa pihak untuk berhati-hati.

Mereka adalah pemimpin RW/RT, pemilik/pengelola kos, pengelola hotel, pengelola apartemen, dan pengembang/pengelola perumahan. Bersama Satgas Kampung Tangguh Semeru Wani Jogo Suroboyo atau Satgas Mandiri Tanggap Covid-19 para pihak itu diharapkan menjalankan protokol kesehatan.

”Ini harus diperhatikan karena libur panjang beberapa zaman lalu, ada peningkatan kasus. Kami sampaikan berkali-kali kepada warga buat tidak berlibur ke luar kota dulu. Sekali ini saja, ” kata Risma.

Saksikan video menarik berikut ini:

[embedded content]