Raditya Dika Beberkan Rahasia Kumpulkan Dana Pensiun di Usia Muda


Raditya Dika Beberkan Rahasia Kumpulkan Dana Pensiun di Usia Muda
0
Categories : Berita

JawaPos. com – Penulis buku sekaligus komika Raditya Dika mengumpulkan dana purna bakti sejak usia 20-an tahun. Raditya menargetkan dana pensiun miliknya akan terpenuhi ketika usianya 40 tahun. Namun ternyata, dana pensiunnya makbul lebih cepat 5 tahun sebab target semula.

“Target dana pensiun terkumpul di piawai 40 tahun, tapi ternyata lebih cepat. Sekarang target dana pensiun gue sudah tercapai, ” sebutan Raditya Dika dalam sebuah program yang digelar secara virtual Kamis (10/9).

Suami Anissa Aziza itu juga mengatakan sedekah pendidikan anaknya juga sudah tersedia. Mulai dari pendidikan dasar sampai perguruan tinggi. Bahkan dirinya sudah mengantisipasi kenaikan biaya sekolah secara membuat perhitungan perkiraan kenaikan kekayaan pendidikan mencapai 20 persen pada setiap tahunnya.

Keberhasilan Raditya Dika dalam mengumpulkan dana pensiun di usia muda bukanlah minus tindaka yang matang. Radit mengakui menahan diri untuk tidak bergaya hidup mewah sejak muda.

Sejak dulu penulis kunci Marmut Merah Jambu ini sudah mempunyai komitmen pada diri sendiri, meskipun penghasilannya meningkat tidak lantas mengubah gaya hidupnya. Itulah yang menjelma alasan kenapa Raditya Dika tidak memiliki mobil mewah sampai sekarang. Tidak seperti sejumlah artis asing yang kerap memamerkan tunggangan mewahnya di media sosial.

Lebih lanjut, diungkapkannya, selain menekan diri supaya tidak tergiur dengan gaya hidup, mengelola keuangan secara baik juga sangat penting. Semenjak memiliki penghasilan dari menulis wacana ketika usianya baru menginjak 20-an tahun, ia paling rajin berinvestasi. Baik dalam bentuk deposito, reksadana, maupun saham.

“Investasi pelan-pelan dari deposito dulu, reksadana, terus ke saham, ” ungkap lelaki berusia 35 tahun itu.

Raditya Dika mengiakan mulai belajar berinvestasi dari teman-teman dan orang-orang disekelilingnya. Dorongan ini datang karena profesi menulisnya kerap dipandang sebelah mata. Sebab, lupa satu temannya mengatakan profesi setia masa depannya suram.

“Teman gue bilang penulis itu miskin-miskin, itu bikin gue stres donk. Kok gitu? Nanti tuanya susah atau apa lah. Real gue lagi suka-sukanya menulis di dalam waktu itu. Di entertainment juga ada yang bilang, umur entertain pendek, ” tuturnya.

Berangkat dari omongan tak enak dari teman-teman dan orang-orang di sekelilingnya, Raditya Dika kemudian memutuskan untuk belajar berinvestasi. Dia menelaah tentang seluk beluk investasi karena tak mau di hari tua bahkan hidup sengsara.

“Gue belajar investasi karena kekhawatiran sebenarnya, ” ujarnya.

Saksikan video menarik berikut tersebut: