Polri Petakan Daerah Rawan Selama Pilkada 2020


Polri Petakan Daerah Rawan Selama Pilkada 2020
0
Categories : Berita

JawaPos. com – Mabes Polri mulai memetakan Indeks Potensi Kerawanan (IPK) untuk wilayah di Nusantara yang akan menyelenggarakan Pilkada sewaktu 2020. Pemetaan dilakukan berdasarkan karakteristik di masing-masing wilayah.

“Semua wilayah dari 270 wilayah yang akan melaksanakan pilkada sekaligus lanjutan 2020 tentunya semua memiliki potensi kerawanan sesuai karakteristik per daerah, ” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Penuh Awi Setiyono kepada wartawan, Sabtu (12/9).

Kendati demikian, Awi tak mau menyebut provinsi mana saja yang dianggap merawankan. Dia menyebut data tersebut sudah dikantongi petugas untuk operasi di lapangan. “Hal ini menjadi bahan inteligen yang tidak bisa ana sampaikan di forum ini, ” imbuhnya.

Petugas mengelompokan IPK suaru daerah dalam bagian kurang rawan, rawan, dan sangat rawan. “Indeks potensi kerawanan pilkada serentak 2020 diatur dalam beberapa hal yang jadi unsur-unsur IPK, terdiri dari ada 5 dimensi, 17 variabel dan 118 indikator, ” tambahnya.

Lima dimensi yang dimaksud Awi yakni dimensi penyelenggara atau KPU dengan memiliki tiga variabel berisi profesionalisme penyelenggara. Dimensi kedua adalah pengikut pemilu. Berisi tentang persoalan terpaut peserta paslon meliputi politik uang hingga isu sara terhadap para lawannya.

Dimensi ketiga adalah partisipasi masyarakat. Berisi mengenai mobilisasi masyarakat untuk membuat status anarkis. Dimensi keempat adalah terpaut potensi gangguan keamanan yang indikatornya berisi konflik antar pendukung paslon. Dan dimensi ambang gangguan yang berisi potensi kriminalitas. “Itu sudah menjadi catatan kepolisian untuk dijadikan pedoman dalam rangka diteksi pra terjadinya gangguan kamtibmas, ” tandas Awi.

Saksikan video menarik berikut ini: