Pengasuh Besar USU: Perkotaan Medan Telah Gersang


Pengasuh Besar USU: Perkotaan Medan Telah Gersang
0
Categories : Berita

Bonus harian di Keluaran HK 2020 – 2021.

JawaPos. com – Guru Luhur Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Memajukan (USU) Prof Tengku Sabrina Djunita, PhD menyoroti kondisi Kota Daerah yang semakin gersang. Menurut tempat, Kota Medan harus diselamatkan dengan melakukan banyak penghijauan.

“Keadaan perkotaan Medan sudah hambar dan di daerah aliran sungai sudah sedikit tanaman penahan tanah dan penyimpan air, ” perkataan Sabrina Djunita kepada JawaPos. com , Senin (21/12).

Untuk menyelamatkan Kota Medan dan daerah aliran kali (DAS) di sekitar daerah itu, Sabrina Djunita bersama elemen daripada USU merangkul kelompok tani setempat untuk melakukan penghijauan. Pada Senin (21/12), Fakultas Pertanian USU bersama-sama kelompok Tani Madani melaksanakan pengorbanan masyarakat di Medan Johor, tepatnya di bantaran Sungai Babura. Kegiatan itu untuk melestarikan lingkungan.

Baca juga: USU Gunakan Tumitin & Plagiarism Checker untuk Cek Praktik Plagiat

“Selain penghijauan, kami di daerah sekitar DAS Babura di Medan Johor juga melakukakn pelatihan pembuatan vermikompos, ” sambung Ketua Himpunan Ilmu Tanah Indonesia (HITI) Komda Sumut tersebut.

Untuk pelatihan pengerjaan vermikompos, Fakultas Pertanian USU memaksimalkan sampah-sampah rumah tangga. Apalagi kawasan Medan Johor merupakan kawasan kompleks perumahan. Sampah rumah tangga dalam kawasan itu tidak hanya sekadar dibuang, melainkan diolah menjadi lebih ekonomis yaitu dengan kegiatan vermikompos.

Baca juga: Rektor Positif Covid-19, Aktivitas di Kampus USU Langgeng Normal

Pembuatan vermikompos itu sangat mudah. Sebab, corong dan bahannya hanya berupa beledi, sampah rumah tangga, kotoran sapi, ampas tahu dan cacing negeri yang dicampurkan dalam satu wadah. Nantinya menghasilkan suatu produk humus yang bisa digunakan oleh gerombolan tani. Kompos itu bisa dipergunakan kelompok tani atau dijual.

Kegiatan terkait kelestarian dunia itu juga menjadi bagian sebab memperingati Hari Tanah Sedunia (World Soil Day) yang jatuh pada setiap 5 Desember.

Saksikan video menarik berikut ini:

[embedded content]