Ole Gunnar Solskjaer Punya Rekor Molek Melawan Pelatih-Pelatih Top


Ole Gunnar Solskjaer Punya Rekor Molek Melawan Pelatih-Pelatih Top
0
Categories : Berita

Dapatkan promo member baru Pengeluaran SGP 2020 – 2021.

JawaPos. com – Sejak menangani Manchester United mulai 19 Desember 2018, Ole Gunnar Solskjaer mampu mengungguli sederet pelatih yang lebih berpengalaman.

Mulai Pep Guardiola, Jose Mourinho, Maurizio Sarri, Mauricio Pochettino, had Carlo Ancelotti dan Marcelo Bielsa.

Nama terakhir bahkan merasakan kekalahan telak 2-6 bersama Leeds United di Old Trafford dalam matchweek ke-14 Premier League Minggu lalu (20/12).

Baca Juga: Cedera, Kuartet Andalan Chelsea Buyar pada Tengah Jalan

Solskjaer pula yang membuat Ancelotti merasakan kekalahan kandang (1-3) kali baru musim ini bersama Everton di matchweek kedelapan Premier League (7/12).

Dini hari nanti, Solskjaer kembali menghadapi Ancelotti di Goodison Park dalam perempat final Beker Liga (siaran langsung Mola TV pukul 03. 00 WIB). Apakah Solskjaer yang berumur 47 tahun itu kembali bisa mengungguli Carletto –sapaan akrab Ancelotti– yang 14 tahun lebih superior?

”Mereka (United) padahal bergairah saat ini dan ana tidak beruntung harus menghadapi mereka, ” kata Ancelotti kepada Click Liverpool.

Selama 16 kali bertemu United, Ancelotti menderita tujuh kekalahan (lainnya 7 menang dan dua seri). Enam kekalahan diderita Ancelotti oleh Sir Alex Ferguson. Berarti, setelah Fergie, pelatih United berikutnya yang mampu mengalahkan Ancelotti hanya Solskjaer.

Ancelotti yang pernah menangani Juventus, AC Milan, Chelsea, Real Madrid, Paris Saint-Germain, hingga Bayern Munchen juga masalah menghadapi Piala Liga.

Di satu sisi, ajang bernama lain EFL Cup itu menganjurkan kesempatan bagi Everton memenangi melangsungkan. Apalagi, The Toffees sudah melaju sampai delapan besar.

Namun, direksi klub dan penggemar Everton saat ini lebih tergiring melihat Ancelotti membawa Seamus Coleman dkk lolos ke Liga Champions musim depan. Artinya, prioritas pati adalah habis-habisan di Premier League.

Tidak menjadi masalah kalau Everton punya skuad dengan kedalaman bagus. Pada kenyataannya, saat ini The Toffees kehilangan pilar di setiap lini. Bek kiri Lucas Digne, gelandang bertahan Allan, dan wide attacker James Rodriguez mengalami cedera.

Lestari menurunkan tim terbaik tanpa perputaran di Piala Liga rentan melemahkan tim terbaik untuk laga Premier League berikutnya atau di Boxing Day.

”Kami jelas tidak memiliki skuad dengan kedalaman sebagus mereka (United). Tapi, semua tim jelas menghadapi situasi pelik seperti ini, ” beber Ancelotti seperti dilansir Liverpool Echo.

Di sisi lain, Solskjaer sudah pasti merotasi starting XI saat melawan Leeds United. Sebab, masih ada nama-nama Edinson Cavani, Paul Pogba, Donny van de Beek, Eric Bailly, mematok Juan Mata dan kiper Dean Henderson yang menunggu antrean starter.

Solskjaer tentu juga menghadapi dilema apakah menyimpan bintang lini sedang Bruno Fernandes atau tidak. Sebab, Fernandes-lah yang mencetak dua lulus untuk membalikkan situasi saat United mengalahkan Everton 3-1 di Goodison Park bulan lalu.

Tidak tepat meracik komposisi pemeran, United bisa kehilangan peluang trofi untuk kali kesekian di kurun Solskjaer. Musim lalu, The Red Devils tiga kali terhenti pada semifinal (Piala Liga, Piala FA, dan Liga Europa).

”Setiap musim tentu harus tersedia peningkatan. Musim ini kami tetap lebih lapar gelar, ” kata Solskjaer kepada Daily Star.