Menkes Deg-degan Vaksin Sinovac Cuma Tersedia 7 Juta Dosis Lagi


menkes-deg-degan-vaksin-sinovac-hanya-tersedia-7-juta-dosis-lagi-1
0
Categories : Berita

Jackpot hari ini Result Sidney 2020 – 2021.

JawaPos. com – Menteri Kesehatan Akhlak Gunadi Sadikin mengapresiasi bangsa yang sudah bersedia buat mengikuti program vaksinasi Covid-19. Meski begitu ia melegalkan, program vaksinasi cenderung berlaku lambat sebab memang terbatasnya kesediaan vaksin. Khusus buat vaksin Sinovac, Menkes Tabiat menyebutkan jumlah stoknya tenggat April hanya tersedia 7 juta dosis.

Ia menyebutkan pada bulan April, Sinovac hanya tersedia 7 juta dosis. Morat-marit baru mulai tersedia sedang tanggal 15 April sebab adanya kendala mesin dalam PT Biofarma.

“Saya deg-degan karena cukup di-cleansing mesinnya itu di Biofarma untuk bisa di-upgrade mulai bulan Mei mampu lebih besar. Jadi beta hanya punya 7 juta stok dari Sinovac, tadinya saya pikir bisa bisa 7, 5 juta sebab Astrazeneca jadi 15 juta, ” kata Menkes Akhlak dalam webinar, Minggu (28/3).

“Kalau Amerika kan produksi vaksin sendiri, maka tak ada perkara dengan produksi, tapi untuk negara negara yang tidak memproduksi vaksin hanya 5 yang produksi vaksin, kita 4 besar dunia sekarang sudah susul Israel & sudah susul Prancis, ” katanya.

Menkes Budi juga menjelaskan, kamar April dengan hanya 7 juta dosis itu berarti cukup 14 hari. Dia kini sedang mengatur dengan jalan apa sisa yang ada buat bisa diatur sefektif & seefisien mungkin.

“Nanti saya akan bakal terbuka ngomong minggu depan bahwa ada fenomena seolah-olah ini vaksin ini telah menjadi isu geopolitical isu negara-negara di dunia telah berantem rebutan kita mujur punya 4 sumbernya, ” katanya.

“Satu kena (masalah) masih tersedia 3 (sumber vaksin) walaupun agak pincang-pincang. Saya kebayang kalau negara Eropa itu hampir semuanya Astrazeneca, mereka bener-bener masalah, ” jelasnya.

Ia mengisbatkan pandemi tidak bisa diselesaikan kalau semua unsur tidak membangun gerakan bersama, cara antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, antara organisasi politik, organisasi sosial, antara aliran komponen bangsa yang lin agama, lintas suku, lin partai, dan lintas leler. Ia melanjutkan, pandemi tak mungkin diselesaikan kalau minus membangun gerakan dimana kita harus merajut kebhinekaan.

Lebih lanjut, Menkes Budi menyampaikan kabar buruk bahwa India kembali merasai kenaikan kasus Covid-19 lagi. Maka akibatnya, distribusi vaksin terhambat akibat adanya penetapan dari India. India merupakan tempat produksi vaksin AstraZeneca yang dikirim ke WHO atau Gavi.

“Akibatnya panik itu WHO sama Gavi karena dasar India adalah pabrik vaksin terbesar dunia di asing Tiongkok. Novavax, AstraZeneca tersebut dibikin cukup besar pada India, saya dengar Pfizer juga ada. Akibatnya kurang supply-nya jadi realokasi teristimewa, ” tegasnya.

Alhasil Indonesia masih terkendala mendapatkan stok sisa 10, 7 juta dosis vaksin AstraZeneca. Baru 1, satu juta dosis yang muncul di tanah air.

“Jadi kita harusnya dapat jatah ini sekitar 11, 7 juta di Maret-April, dapatnya baru satu, 1 juta yang 10, 6 jutanya nyangkut. kamar Maret kebetulan Sinovac sedang cukup banyak. Namun kamar April Sinovac cuma 7 juta. Saya lagi deg-degan makanya, ” kata tempat.