KPK Tahan 2 Pejabat BPN Terkait Kasus Gratifikasi dan TPPU


kpk-tahan-2-pejabat-bpn-terkait-kasus-gratifikasi-dan-tppu-1
0
Categories : Berita

Promo menarik pada undian Data SGP 2020 – 2021.

JawaPos. com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan besar tersangka kasus dugaan tindak pidana gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang dilakukan oleh penguasa Badan Pertanahan Nasional (BPN). Kedua tersangka itu yakni, Inspektur Wilayah I Kementerian Agraria dan Tata Bagian, Gusmin Tuarita dan Kabid Hubungan Hukum Pertanahan BPN, Siswidodo.

“KPK menetapkan GTU dan SWD sejak bulan November 2019 dengan dugaan penerimaan gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU), ” sirih Wakil Ketua KPK, Lili Pintauli Siregar di Gedung Merah Putih KPK, Pekerjaan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (24/3).

Lili menjelaskan dalam wujud perkara, Gusmin saat menjabat Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) BPN Provinsi Kalimantan Barat dan saat menjabat Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) BPN Provinsi Jawa Timur diduga memiliki kewenangan dalam pemberian hak atas tanah.

Dalam melaksanakan perintah dan kewenangan tersebut, GTU bersama-sama dengan SWD diduga menyetujui pemberian Hak Untuk Usaha bagi para pemohon dengan membentuk kepanitian istimewa, yang salah satu tugasnya menerbitkan surat rekomendasi mas Hak Guna Usaha kepada kantor pusat BPN RI, untuk luasan yang menjadi wewenang Kepala BPN MENODAI.

KPK menyelami, dalam kurun waktu 2013-2018, GTU diduga menerima sebesar uang dari para pemohon hak atas tanah, termasuk pemohon Hak Guna Usaha yang diterima secara langsung dalam bentuk uang tunai dari para pemohon hak atas tanah maupun melalaikan SWD bertempat di jawatan BPN maupun di vila dinas. serta melalui transfer rekening bank menggunakan cetakan rekening pihak lain yang dikuasai SWD.

“Penerimaan sejumlah uang itu kemudian diduga disetorkan oleh GTU ke beberapa bon bank atas nama awak miliknya dan anggota tanggungan yang jumlahnya sekitar Rp 27 miliar, ” ucap Lili.