Imbas Chip Langkah Pabrikan Mobil Hentikan Produksi Sementara


imbas-chip-langkah-pabrikan-mobil-hentikan-produksi-sementara-1
0
Categories : Berita

Info seputar HK Hari Ini 2020 – 2021.

JawaPos. com –  Imbas krisis chip salah utama komponen mobil cukup mengganggu produksivitas pabrikan otomotif diseluruh dunia. Seperti diketahui produsen chip terbesar di dunia asal Hsinchu, Taiwan yaitu Taiwan Semiconductor Manufacturing Company Ltd (TSMC) dikabarkan sedangkan menghadapi masalah. Ini berdampak produkvitasnya terganggu.

Melansir dari laman Nikkei, TSMC saat ini menghadapi kesulitan diantaranya kekurangan vaksin untuk vaksinasi masyarakat & pekerja TSMC, kekurangan bagian, kekurangan tenaga kerja. Serta masalah biaya produksi karena melonjaknya biaya transportasi kelanjutan kekurangan peti kemas pada berbagai belahan dunia.

Selama ini TSMC memasok chip untuk pengusaha berbagai peralatan elektronik terutama gadget dan juga untuk mobil. Semenjak pandemi Covid-19 permintaan chip untuk logistik elektronik melonjak, akibatnya sediaan untuk produsen mobil kurang terpenuhi.

Tengah chip merupakan salah satu komponen sangat penting bagi mobil terkait komponen-komponen elektronik bagi komputer (ECU). Beberapa besar pabrikan mobil tinggi dunia telah kelimpungan bahkan ada juga yang meniadakan sementara produksi.

Terkait hal ini Astra Daihatsu Motor (ADM) serupa memantau kelangkaan chip semikonduktor global yang diperkirakan akan mempengaruhi beberapa tipe mobil yang diproduksi di Indonesia.

Menurut Eksekutif Pemasaran ADM, Amelia Tjandra, sejauh ini aktivitas produksi ADM masih berjalan normal, meskipun banyak produsen telah menyatakan bakal mengurangi produksi karena kekurangan suplai chip semi konduktor.

“Saya bisa katakan enggak semua tipe mengalami pengganggu, shortage, untuk chip semikonduktor. Sampai hari ini pabrik ADM masih beroperasi dengan normal, ” kata Amelia Tjandra belum lama ini (26/5) kepada JawaPos. com.

Menurut Amelia pihaknya akan mengamati tipe-tipe tertentu apakah akan menjalani shortage. Terjadinya krisis karena di masa Covid-19, penjualan handphone naik tiga kala lipat, kemudian kapasitas penerapan tidak cukup.

Pada waktu Covid demand otomotif turun drastis dalam seluruh dunia, kemudian berangsur-berangsur kembali naik, tetapi daya untuk chip semikonduktor tersebut tidak serta merta bisa naik, ” jelas Amelia.

Melansir sebab laman Reuters, kelangkaan chip semikonduktor diketahui telah sampai di Indonesia, dimana membawabawa salah satu produsen yakni Mitsubishi. Disebutkan dalam laman tersebut Mitsubishi Motors mau memotong produksi sebanyak 30 ribu unit di lima pabrik yang berada dalam tiga negara, yaitu Nusantara, Thailand, dan Jepang, di Juni mendatang.