DPRD Surabaya Pertanyakan Fungsi Pagar Luhur di Rumah Dinas Wali Tanah air


DPRD Surabaya Pertanyakan Fungsi Pagar Luhur di Rumah Dinas Wali Tanah air
0
Categories : Berita

Bonus harian di Keluaran HK 2020 – 2021.

JawaPos. com –Beberapa hari terakhir, ada dengan baru di rumah dinas Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini pada Jalan Sedap Malam Nomor 2. Sebab, rumah tersebut kini berpagar tinggi teruturup fiber gelap. Masyarakat tidak bisa melihat halaman ataupun teras rumah dinas dari luar.

Warga Surabaya dengan melintas heran. Sebab, biasanya masyarakat bisa mengintip dan mengetahui kegiatan penghuni rumah tersebut.

”Kemarin Jalan Sedap Malam yang merupakan akses menuju balai kota ditutup. Penghuni rumah di ustaz ini dan pegawai pemkot terpaksa memutar. Kini pagar rumah jawatan ditutup fiber gelap. Ada apa ini? ” tanya anggota Bagian Golkar Arif Fathoni pada Sabtu (28/11) malam.

Dia tidak habis pikir dengan fenomena di ujung berakhirnya jabatan Pemangku Kota Risma. Seharusnya sebagai kepala daerah Kota Surabaya lebih terkuak kepada rakyatnya.

”Ini malah menutup diri hingga batas rumah dinas pun ditutup agung. Jadi tidak aneh bila awak curiga. Seolah ada yang tak beres sehingga akses dan pagar rumah dinas harus ditutup, ” ujar Arif Fathoni.

Menurut Fathoni, selama ini Risma mencitrakan diri sebagai pemimpin yang dekat dengan rakyat. Namun pada akhir periode jabatannya justru menjemput jarak dengan rakyat dengan menutup akses jalan balai kota & mempertinggi pagar rumah dinas.

”Biasanya tanda-tanda pemimpin yang berakhir dengan husnul khotimah justru semakin dekat dengan rakyat. Ada spirit rakyat kepada pemimpin, ” introduksi Arif Fathoni.

Bagian Komisi A DPRD Surabaya tersebut mengaku menjadi salah satu saksi bila rumah dinas wali kota sejak zaman Wali Kota Cak Narto tidak pernah ditinggikan & ditutup seperti sekarang.   Tempat pun membandingkan dengan kepemimpinan masa Wali Kota Bambang D. H. Saat itu, pemimpin yang pula menjadi pencetus taman kota kian intensif bertemu rakyat pada akhir masa jabatannya. ”Bukan mengurung muncul, ” ucap Arif Fathoni.

Saksikan video menarik dibawah ini:

[embedded content]