Bertemu Dubes Maroko di Bali, Bamsoet Harap Peningkatan Kerjasama


Bertemu Dubes Maroko di Bali, Bamsoet Harap Peningkatan Kerjasama
0
Categories : Berita

Promo menarik pada undian Data Sidney 2020 – 2021.

JawaPos. com – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menekankan hubungan bilateral Indonesia-Maroko pada bidang politik yang selama ini terjalin sangat baik, merupakan pangkal besar bagi kedua negara untuk meningkatkan kerjasama di bidang ekonomi, sosial, dan budaya. Sebagai saudara, Indonesia ingin berpartisipasi dalam bermacam-macam program pembangunan yang saat itu sedang gencar dilakukan oleh pemerintah Maroko.

“BUMN Indonesia, sebagaimana disampaikan Menteri Luar Daerah Indonesia saat menerima Menteri Sungguh Negeri Maroko pada Oktober 2019 lalu, sangat ingin berpartisipasi di proyek pembangunan infrastruktur di Maroko. Seperti jalan dan jembatan, rencana rel kereta api dan perumahan. Kita berharap Pemerintah Maroko mampu memberikan berbagai kemudahan, ” perkataan Bamsoet saat menerima kunjungan Caraka Besar Maroko untuk Indonesia, H. E. Mr. Ouadia Benabdellah, pada kediaman pribadinya di Bali, Minggu (27/12).

Ketua DPR RI ke-20 ini menjelaskan, Nusantara terus berbenah diri untuk menjadi pusat produsen halal dunia. Karenanya, kerjasama ekonomi dengan negara bagian Organisasi Konferensi Islam (OKI) terus digencarkan, termasuk dengan Maroko.

“Lima puluh tujuh negara anggota OKI, termasuk Maroko, adalah pasar yang luar biasa gembung. Total populasi muslim mencapai sebesar 1, 86 miliar jiwa atau sekitar 24, 1 persen sejak total populasi dunia. Kementerian Perniagaan mencatat, pada periode Januari-Agustus 2020, kinerja neraca perdagangan Indonesia secara negara negara OKI menunjukan prestasi positif dengan mencatatkan surplus sejumlah USD 2, 46 miliar. Di periode tersebut, Indonesia mampu ekspor ke negara anggota OKI sebesar USD12, 43 miliar. Dari ukuran ekspor tersebut, tiga produk dengan tertinggi adalah minyak kelapa sawit (23, 88 persen), batu bara (9, 56 persen), dan periode kendaraan bermotor (3, 95 persen), ” jelas Bamsoet.

Bamsoet yang merupakan, Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) tersebut juga mendorong Maroko meningkatkan investasinya di Indonesia. Khususnya di bagian pariwisata maupun industri motor sport.

“Sejak tahun 2016, Maroko menjadi salah satu majikan rumah Formula E. Di tahun 2021, mereka sempat dilirik FIA untuk menjadi tuan rumah F1. Pengalaman Maroko mengggelar kejuaraan motorsport berskala dunia memang tidak terlalu banyak, namun bukan berarti kita tak bisa bekerjasama. Mereka memiliki pengalaman, tidak ada salahnya Indonesia belajar dari Maroko, ” pungkas Bamsoet.