4 Warga Reaktif dari Tes Antigen di Terminal Leuwipanjang Bandung


4 Warga Reaktif dari Tes Antigen di Terminal Leuwipanjang Bandung
0
Categories : Berita

Info seputar HK Prize 2020 – 2021.

JawaPos. com –Ada empat orang masyarakat yang reaktif Covid-19 berdasar tes cepat antigen para calon penumpang bus di Leuwipanjang, Kota Bandung. Empat orang itu hendak ke wilayah Jakarta  dengan menumpang bus.

Kepala Terminal Leuwipanjang Kota Bandung Asep Hidayat menuturkan, empat orang itu langsung ditindaklanjuti dengan penanganan medis.

”Ada (reaktif). Hari pertama kepala orang hari kedua tiga karakter. Sabtu (26/12) belum direkap, masih ada pelaksanaan, ” kata Asep seperti dilansir dari Antara di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (26/12).

Tes segera antigen. (Humas Pemkot Bandung)

Menurut Asep, bersama Dinas Kesehatan Kota Bandung menggelar pemeriksaan ulangan cepat kepada para calon penumpang sejak 24 Desember di terminal. Pihaknya menyediakan 700 alat tes cepat antigen. Pemeriksaan itu dikerjakan selama sepuluh hari dengan tumpuan 70 tes antigen per keadaan.

Pemeriksaan itu, sendat dia, dipastikan tidak dipungut ongkos. Pemeriksaan itu ditujukan kepada bahan penumpang yang bertujuan ke Jakarta ataupun wilayah yang mewajibkan buat melakukan tes cepat antigen.

”Wajib pakai masker, celik jarak tempat duduk agar berselang-seling, tidak banyak bicara dalam bus, banyak cuci tangan, hand sanitizer , ” perkataan Asep Hidayat.

Sementara itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menggelar pemeriksaan tes cepat antigen menyasar pengunjung di tiga hotel di Kota Bandung. Hal itu guna meminimalisir penyebaran Covid-19 di dalam libur panjang Natal dan Tahun Baru 2021.

Besar Dinas Kesehatan Kota Bandung Ahyani Raksanaga mengatakan, pemeriksaan itu dilakukan di Hotel Aryaduta, Hotel Four Points, dan Hotel Best Western La Grande. Dalam pemeriksaan itu, pihaknya berkoordinasi dengan pihak Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.

”Kalau untuk pelaku perjalanan kita sudah mulai di Terminal Leuwipanjang. Baik yang berangkat atau yang datang, ” kata Ahyani.

Pemeriksaan itu, kata dia, dilakukan secara acak baik kepada pendatang yang belum memiliki surat hasil pemeriksaan antigen maupun pada yang sama sekali belum diperiksa. Ahyani memastikan tes antigen itu tidak dipungut biaya sama seluruhnya atau gratis.

Saksikan video menarik berikut ini:

[embedded content]